Headlines News :
Home » » Ascaridia galli pada unggas

Ascaridia galli pada unggas

Written By Muhammad Yusuf on Monday, August 15, 2011 | 5:08 PM


Morfologi Ascaridia galli
Cacing jantan memiliki penghisap pre anal, punya papilla-papila pada tepi tubuh bagian posterior. Panjang spikulum 4 mm, yang betina lebih panjang daripada yang jantan. Telur keluar bersama tinja, dan berkembang menjadi stadium infektif (mengandung stadium larva kedua), diatas tanah dalam waktu 8-14 hari, pada kondisi biasa, telur infektif tertelan oleh ayam dan menetas didalam proventrikulus atau usus halus. Beberapa larva masuk ke dinding usus, tetapi kebanyakan tetap di dalam lumen. Larva didalam lumen menjadi stadium ketiga setelah 6-8 hari tertelan. Kemudian menjadi stadium empat setelah 14-15 hari tertelan, dan dewasa 18-22 hari. Periode prepaten 5-8 minggu.
 
telur ascaridia galli
telur Ascaridia galli
 
Cacing ascaridia galli
Cacing Ascaridia galli
 
Ascaridia Galli Electron microscopeAscaridia galli
Electron microscope pictures of Ascaridia galli
 
Kejadian penyakit 
Infeksi cacing Ascaridia galli terutama menyerang ayam usia 3-4 bulan. Spesimen dari parasit ini kadang-kadang ditemukan dalam telur. Cacing ini berpindah tempat dari usus ke oviduct dan dapat masuk ke dalam telur pada saat pembentukan telur tersebut. Cacing dewasa mudah dilihat dengan mata telanjang karena panjang cacing dewasa mencapai ½ hingga 3 inchi.
Banyak larva yang masuk kedalam selaput lendir usus dan menyebabkan perdarahan dan kerusakan yang berat. Mungkin timbul enteritis berdarah pada infeksi berat, dan enteritis cranial kronis pada keadaan yang kurang berat. Pengaruh yang paling serius terjadi kira-kira 2 minggu setelah inkubasi.
 
Gejala klinis
Unggas yang terinfeksi oleh cacing ini akan terlihat lesu, diare dan kurus. Kerusakan utama yang ditimbulkan adalah penurunan efisiensi pakan, namun kematian hanya timbul pada infeksi yang sangat berat.
gejala umum yang terlihat adalah,
  • tubuh ayam menjadi kurus
  • nafsu makan berkurang
  • sayap kusam dan terkulai
  • kotoran encer, berlendir berwarna keputihan dan kadang berdarah
  • pertumbuhan lamban

Treatment dan 
  • pemberian Caricid pada umur 4-6 minggu dengan dosis 30 ml/3 liter air untuk 100 ekor ayam. Umur lebih dari 6 minggu diberi dosis 6 ml/10 L air untuk 100 ekor ayam
  • campurkan premix 2.4% ke dalam makanan dengan dosis 2.5 kg/kg pakan diberikan selama 5-6 hari
 
Pencegahan  
  • sanitasi kandang dengan desinfektan
  • Pencegahan dapat dilakukan dengan melakukan sanitasi kandang dengan baik dan pemisahan ayam berdasarkan umur. Bersihkan kandang sebersih mungkin jika kandang akan digunakan untuk populasi ayam yang baru.Sedangkan obat yang digunakan adalah preparat piperazine yang hanya dapat memutus rantai penularan dengan membunuh cacing dewasa. Preparat yang biasa kami gunakan dan kami berikan tiap 4 minggu adalah Piperavaks produksi dari Vaksindo. Pemberian obat ini cukup dicampurkan pada air minum.
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Sponsor

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dunia Binatang - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template